Dewasa ini, sudah hal yang sangat lazim jika kita menemui sebuah ponsel pintar atau tablet yang berbasis android. Mulai dari yang berharga mahal sampai yang murah sekalipun saat ini, android merupakan pilihan utama bagi para produsen ponsel maupun tablet. Disamping segala kelebihan serta kemudahan yang ditawarkan oleh android, terdapat kelemahan yang tersembunyi. Sistem operasi ini cenderung kurang stabil jika dibandingkan dengan iOS yang diusung oleh Apple.
Maka tak heran jika di kalangan pengguna android, keluhan seperti ponsel yang lambat merespon, hang, bahkan sampai mati total, sering terjadi akibat ketidakstabilan dari sistem operasi.
Dari sekian banyak variasi kerusakan software android, gejala hang pada saat proses boot berlangsung, cukup banyak ditemui. Gadget tersebut hanya dapat menampilkan logo android saja, tanpa bisa melakukan fungsi lain apapun. Kondisi ini sering disebut dengan istilah ‘boot loop’. Smart phone atau tablet yang terkena kerusakan ini, sebenarnya mengalami kerusakan pada sistem operasi di bagian proses boot. Saat proses boot tidak berlangsung dengan sempurna, kita hanya bisa melihat logo android di layar.
Secara logika, perbaikan kerusakan ini bisa dilakukan dengan mengisi ulang sistem operasinya. Namun karena android bersifat terbuka dan boleh diutak-atik oleh pihak manapun, antara satu pabrikan dengan yang lain, masing-masing memodifikasi sistem operasi ini menyesuaikan dengan chipset yang dipasang pada gadget-nya. Akibatnya, software yang dibutuhkan untuk satu ponsel, berbeda dengan yang lainnya, walaupun mengusung sistem operasi yang sama. Namun ada beberapa panduan yang bisa dijadikan pedoman, yaitu, perhatikan jenis chipset yang terpasang , seri mainboard serta ukuran memory yang terpasang di smartphone. Bila ada dua gadget yang memiliki Chipset, seri mainboard serta ukuran flash yang sama, walaupun berbeda merk serta tipe-nya, isi dalam flashnya bisa dibilang sama.
Menyambung pembahasan perbaikan software android pada beberapa waktu lalu, kali ini VTIGA hendak mengupas cara perbaikan tablet irobot yang menggunakan Chipset Allwinner A13 sebagai processornya, seri mainboard Q88D v1.1 . Saat diaktifkan, ponsel hang pada logo android. Berikut ini adalah cara-cara perbaikannya:
Download dan extract livesuitpack v1.1Extract dan install livesuit pack. Lalu jalankan livesuit.exe, pilih ‘no’ sewaktu diminta upgradePilih official rom yang sesuai. Ekstensi file adalah img. Cocokkan dengan seri ponsel.Tekan dan tahan tombol volume up. Kemudian pasang usb cable untuk mentrasfer data dari PC ke ponsel.Setelah ponsel terdetect, akan muncul notifikasi untuk melakukan format. Klik yes, untuk memulai proses.Notifikasi untuk melanjutkan format . KIik yes, untuk melanjutkan proses.Proses format dan flashing ROM sedang berlangsung.Setelah setiap proses selesai dijalankan, tablet irobot kembali normal.









0 comments:
Post a Comment