Aktivitas mengisi baterai menjadi kegiatan wajib bagi pengguna smartphone. Terutama bagi pengguna smartphone Android yang gemar mengakses sosial media di ponselnya. Powerbank pun menjadi barang yang wajib dibawa sebagai antisipasi apabila baterai ponsel sudah mulai habis. Beberapa vendor memberi kapasitas baterai yang besar pada beberapa produk mereka. Namun, kapasitas baterai yang besar juga membuat durasi mengisi baterai ponsel menjadi makin lama.
Pada April 2014 lalu Oppo mendatangkan produk baru Find 7. Produk flagship andalan Oppo Indonesia ini memiliki spesifikasi yang tak kalah dengan smartphone sekelasnya. Namun, yang berbeda Find 7 dilengkapi dengan teknologi fast charging terbaru yang disebut VOOC (Voltage Open Loop Multi-Step Constant-Current Charging) yang diklaim mampu mempersingkat waktu pengisian baterai. Seperti apa teknologi milik Oppo ini? Apakah aman bagi komponen ponsel? Mari kita ungkap sedikit VOOC ini.
Perbandingan pengisian baterai konvensional dengan VOOC
Grafik di atas adalah perbandingan kecepatan pengisian baterai. Garis ungu adalah pengisian baterai menggunakan teknologi VOOC, garis hijau menggunakan charger 2A dan garis kuning menggunakan charger 1A.
Gambar di bawah ini adalah hasil test dari Chinese Media yang membandingkan Oppo Find 7 dengan Samsung Galaxy Note 3
Dari tabel di atas bisa diambil kesimpulan Find 7 mampu mengisi baterai 74% hanya dalam waktu setengah jam saja, sementara di waktu yang sama Note 3 hanya mencapai 21%. Namun, sisa 26% kapasitas baterai pada Find 7 tampak lebih lama waktu pengisiannya, seperti charger pada umumnya yang menggunakan arus lemah (low current) untuk menyelesaikan pengisian baterai. Pengisian baterai lebih cepat hingga baterai mencapai kapasitas 75% dan lebih lambat hingga kapasitas penuh untuk mencegah beban lebih dan memperpanjang masa pakai baterai.
Teknologi yang dipakai VOOC rapid charging
Baterai pada Find 7 terdiri dari beberapa sel baterai yang digabung menjadi satu sehingga arus sebesar 4.5A dapat masuk diantara sel-sel baterai tersebut. Dengan cara ini baterai dapat diisi dengan cepat tanpa khawatir baterai akan kelebihan beban atau rusak. VOOC adalah teknologi pengisian baterai yang pertama yang mampu mengisi baterai dari kosong hingga penuh hanya dalam waktu sekitar 1 jam.
Konektor charger micro usb 7 pin VOOC
Adaptop charger VOOC keluaran maksimum 4.5A
Baterai pertama yang memiliki 8 konektor Sistem pengaman VOOC rapid charging
Pengaman pertama pada VOOC terdapat pada adaptor, ketika arus listrik masuk MOSFET (Metal-Oxide-Semi-Conductor Field Effect) akan mengaktifkan mode pengisian cepat. Apabila arus yang masuk tidak normal mode VOOC akan mati dengan sendirinya untuk mencegah kelebihan beban.
Ketika charger VOOC terhubung dengan ponsel akan memastikan keseluruhan komponen kompatibel dengan charger. Namun, apabila adaptor charger tidak mendukung VOOC, pengisian baterai masih tetap berjalan namun dengan kecepatan standar.
Dengan sirkuit yang terintegrasi secara optimal serta MOSFET mengontrol rangkaian baterai memastikan keamanan baterai dan mengatur arus agar baterai tetap terlindungi dari lonjakan arus. Pada baterai Find 7 juga dilengkapi dengan sistem yang akan mematikan baterai apabila sistem VOOC gagal bekerja. Hal ini juga berarti kita cukup perlu mengganti baterai daripada mengganti keseluruhan ponsel. Terlebih lagi VOOC telah menggantikan sirkuit penurun tegangan dengan MCU, untuk mencegah panas berlebih ketika pengisian baterai sedang berlangsung. Sayangnya Oppo enggan memberi penjelasan lebih lanjut mengenai komponen MCU tersebut.
Sistem perlindungan tiga lapis tersebut memastikan perangkat tetap aman menggunakan VOOV dan standar keamanan seperti ini biasa dipakai di teknologi pesawat luar angkasa. Gambar berikut ini adalah grafik sistem pengisian baterai VOOC. Garis ungu adalah kapasitas pengisian pada baterai dan arus digambarkan dengan garis putih.
Editor : Andy Yudhanto





0 comments:
Post a Comment