Pemkot Bekasi berencana menarik seluruh angkutan kota (angkot). Sebagai pengganti disiapkan bus ukuran sedang seperti Kopaja atau Metromini.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi Sopandi Budiman mengungkapkan, berdasarkan data saat ini jumlah angkot yang beroperasi di Kota Bekasi mencapai 3.251 unit.
Dari jumlah tersebut 1.632 unit telah memiliki izin trayek. Sisanya sebanyak 1.619 dianggap bodong.
"Jumlah angkota ini sangat banyak dan terkadang menjadi salah satu penyumbang kemacetan di Bekasi," kata Sopandi Budiman kepada Sindonews, Sabtu (6/12/2014).
Sopandi menuturkan, Pemkot Bekasi mempunyai rencana menarik seluruh angkot tersebut dan menggantinya dengan bus ukuran sedang.
"Rencananya tahun depan akan kita berlakukan. Saat ini masih dalam tahap kajian," ujarnya.
Kabid Angkutan Dishub Kota Bekasi Erwin menambahkan, pengadaan angkutan massal nantinya diserahkan kepada swasta seperti halnya angkutan umum dengan syarat usaha angkutan itu harus berbadan hukum.
"Angkutan masal baru itu harus tidak dikelola secara perorangan, yang mana ke depanya agar lebih mudah dikontrol," tambahnya. Erwin berharap, angkutan massal ini dapat mengurangi kepadatan di jalan raya Kota Bekasi.

0 comments:
Post a Comment